13 Januari 2008

Wisata Kota Balikpapan

Taman Bekapai 
Berada di pusat kota, tepat di depan Kantor PLN Cabang Balikpapan atau berseberangan dengan Komplek Ruko Bandar Balikpapan, di Jalan Jend. Sudirman. Dapat ditempuh jalan kaki dari Plaza Balikpapan atau Pasar Klandasan. Terdapat patung berbentuk semburan minyak yang sekaligus air mancur. Tempat ini menjadi taman kota. Sangat indah dilihat bila dikunjungi malam hari.

Monpera

Monumen Perjuangan Rakyat disingkat MONPERA ini merupakan simbol perjuangan rakyat Balikpapan dalam mengusir penjajah. Terletak di Jalan Jend. Sudirman, tepat berada di seberang Markas Komando Daerah Militer ( KODAM ) VI Tanjung Pura.

Di lokasi monumen ini terdapat beberapa rumah makan terkenal yang menyajikan beragam menu pilihan khususnya sea food. Dilengkapi area parkir luas dan pada saat-saat tertentu sering diadakan kegiatan yang menarik perhatian warga.

Cocok untuk rekreasi keluarga, di samping membangkitkan semangat nasionalisme juga dapat menikmati keindahan Selat Makassar.

Pantai Melawai 

Terletak di lokasi strategis Jalan Jend. Sudirman. Tempat ini sering dijadikan tempat nongkrong, khusunya menjelang senja dan malam hari. Sambil menikmati beraneka jajanan lesehan, wisatawan dapat melihat panorama keindahan Teluk Balikpapan, Pulau Tukung, deburan ombak serta lalu lintas kapal, baik yang berlayar maupun berlabuh di Pelabuhan Semayang.

Dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi atau angkot trayek 3 atau 6, sekitar tujuh menit dari pusat kota / Plaza Balikpapan.

Pantai Manggar
Pantai dengan luas sekitar 13.000 meter per segi ini terletak di Kelurahan Manggar sekitar 22 km dari Plaza Balikpapan. Dari arah Pasar Manggar, tepat berada di depan Dodikzipur, belok kanan masuk jalan lokal sekitar tujuh menit sampai lokasi. Pantainya cukup bersih dengan riak gelombang yang kecil.

Cocok untuk rekreasi keluarga. Di tempat ini selain sudah dilengkapi warung penjual makanan dan minuman, kamar kecil, juga ada Kedai Wisata yang dikelola oleh Kantor Pariwisata Kota Balikpapan. Dijual beraneka ragam asesoris dan kerajinan.

Wana Wisata 

Wana Wisata ini dikelola oleh PT Inhutani. Terdapat berbagai jenis pohon langka dan hewan rusa sumbar serta tempat ini dijadikan tempat persemaian bibit pohon kayu khas Kalimantan.

Untuk menuju lokasi ini, dari Kota Balikpapan – Samarinda, tepat di sekitar KM 10 Kelurahan Karang Joang. Dapat ditempuh sekitar 15 menit naik kendaraan pribadi atau angkot nomor 8 dari Terminal Batu Ampar.

Pantai Banua Patra

Pantai ini masuk kawasan Pertamina, terletak di belakang Gedung Gelora Patra. Terdapat batu karang yang menjorok ke laut dengan pemandangan laut yang sangat indah.

Terdapat juga bunker yang bersejarah dengan pepohonan rimbun di sekelilingnya. Sering dijadikan tempat acara ekstrakurikuler oleh beberapa sekolah atau bila sore hari sering dijadikan tempat refreshing oleh kaula muda Balikpapan.

Pantai Lamaru

Pantai wisata ini dikelola oleh pihak swasta, lokasi berada di Kelurahan Lamaru. Dari Jalan Mulawarman arah Manggar belok kanan masuk jalan lokal sekitar sembilan menit sampai di lokasi.

Ombak di pantai ini relatif tenang, dapat dijadikan tempat berenang, tersedia kamar kecil dan warung penjual minuman serta di sekelilingnya ditumbuhi banyak pohon kelapa. Lokasi wisata ini cocok dan sering dijadikan tempat family day, khusunya pada saat hari libur.

Taman Agro Wisata 

Taman ini memiliki area seluas 100 hektar. Pengunjung dapat melihat beraneka ragam jenis tanaman tropis.

Di samping itu, terdapat tempat istirahat atau rekreasi dengan fasilitas, di antaranya : rumah panjang yang terbuka untuk berteduh dengan ornament khas dayak, tempat berkemah dengan pemandangan yang alami, jogging track serta play ground.

Lokasi berada di sekitar KM 23 arah Kota Balikpapan – Samarinda atau sekitar setengah jam dari pusat kota.

Tugu Adipura 

Tugu ini dibangun sebagai simbol kebanggaan atas sering diraihnya Piala Adipura oleh masyarakat dan Pemerintah Kota Balikpapan . Dibangun megah dengan penataan taman yang cukup rapi dan penuh estetika.

Berada di simpang pertigaan Jalan Jend. Ahmad Yani dan Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Gunung Sari Ilir, Balikpapan Tengah.

Meriam Jepang

Meriam peninggalan Jepang ini berada sekitar delapan kilo meter dari pusat kota, tepatnya di daerah Kampung Baru, Kecamatan Balikpapan Barat.

Adanya meriam ini menunjukkan bahwa Kota Balikpapan pada saat perang dunia kedua sudah dijadikan tempat strategis khususnya untuk pertahanan dalam memperebutkan pengaruh dan kekuasaan.

Tugu Australia 

Tugu ini merupakan tugu peringatan sekaligus tanda kehormatan bagi Pasukan Divisi VII Australia, terdapat di Kelurahan Prapatan, Kecamatan Balikpapan Selatan. Tugu berupa taman bundaran kecil berada tepat di tengah Jalan Jend. Sudirman.

Untuk menuju tempat ini, dari Monpera terus ke arah barat, tepat setelah Rumah Sakit Pertamina Balikpapan dan sebelum Lapangan Merdeka.

Setiap tanggal 25 April, masyarakat Australia yang ada di Kota Balikpapan mengadakan upacara sebagai penghormatan atas gugurnya Pasukan Divisi VII Australia saat melawan pasukan tentara Jepang di Perang Dunia II.

Tugu Jepang 

Tugu Pertahanan Jepang ini terletak di pinggir pantai, Kelurahan Lamaru Kecamatan Balikpapan Timur atau sekitar 26 km dari pusat kota. Terletak di antara dua kawasan pantai wisata yakni Pantai Manggar dan Pantai Lamaru.

Lokasi Tugu Pertahanan Jepang ini dikelilingi perkebunan kelapa yang cukup rimbun di sekelilingnya. Bahan pembuatan tugu terbuat dari batu dengan tulisan kanji.

Hutan Lindung Sungai Wain

Luas hutan ini sekitar 9.782.5 hektar. Merupakan hutan lindung tropis basah yang kaya akan flora dan fauna serta sekaligus sebagai sumber air bersih bagi warga Balikpapan. Habitat fauna yang terdapat di hutan ini, di antaranya ikan, kepiting, burung, kera, orang utan, beruang madu, dll. Terletak di KM 15, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara.

Penangkaran Buaya
Penangkaran buaya dengan luas lima hektar ini terletak di Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur. Beragam jenis buaya dibudidayakan, di antaranya buaya muara, buaya supit, dan buaya air tawar. Tempat wisata ini dilengkapi juga dengan kawanan gajah Sumatra, ular, dan kura-kura.

Dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi atau angkot nomor 7 dari Terminal Damai. Tepat di seberang Kantor Kelurahan Teritip, belok kanan melalui jalan lokal dengan kendaraan roda empat/ dua, atau jalan kaki dapat ditempuh sekitar lima menit. Di tempat ini dijual beraneka makanan dan kerajinan berbahan “ buaya”, di antaranya kerupuk kulit buaya, tangkur buaya, minyak buaya, sate buaya, dompet, ikat pinggang, tas, dll.

Pasar Kebun Sayur
Pasar Inpres Kebun Sayur ini merupakan pusat penjualan cenderamata khas Kalimantan. Tersedia beragam jenis batu permata, manik-manik, sarung tenun khas Samarinda, batik Kaltim, batik Kalsel, dll. Juga tersedia beragam ukiran kayu, kerajinan rotan, lampit, kerupuk amplang, dll.

Lokasi berada di Jalan Letjend. Suprapto, Kecamatan Balikpapan Barat atau sekitar 9 menit dari pusat kota. Pasar ini sering dijadikan tempat untuk mencari oleh-oleh dan banyak pengunjung / pembeli khususnya pada saat hari libur. Tidak lengkap bila pengunjung belum mampir ke tempat ini.

Bukit Bangkirai

Wisata Alam Bukit Bangkirai merupakan wisata petualangan yang berada di dalam kawasan hutan primer.

Dapat ditempuh sekitar 90 menit atau 38 kilo meter dari pusat kota. Kawasan ini merupakan bagian dari kawasan hutan tropis yang ada di Kalimantan Timur seluas hampir lima belas juta hektar.

Di kawasan ini, selain keasrian hutan alamnya juga terdapat jembatan tajuk ( canopy bridge ) dan beberapa jenis burung surga ( drongos ) dan burung enggang ( rchoneros ).
Terdapat cottage yang dapat disewa oleh pengunjung. Secara administratif, kawasan ini berada di Kabupaten Kutai Kartanegara. Banyak pengunjung khususnya pada saat hari libur atau liburan sekolah.

Kampung Atas Air

Kampung yang didirikan di atas laut, terletak di Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat. Potensi yang dapat dikembangkan adalah potensi pemandangan dan setting tempat.

Kondisi serta elemen-elemen kampung ini unik dan terdapat dermaga nelayan yang menjual makanan khas laut.

Wisata Budaya 

Warga Balikpapan yang dihuni oleh multi etnik, kaya akan seni dan budaya. Keanekaragaman dan keharmonisan ini sangat mendukung untuk terus tumbuh dan berkembang dalam segala hal, termasuk seni dan budaya sesuai dengan perkembangan zaman.

Di Kota Balikpapan ini terdapat sekitar 79 paguyuban seni dan budaya. Pada saat-saat tertentu, masing-masing paguyuban sering tampil dan naik pentas untuk menghibur warga Balikpapan dan umumnya warga Kalimantan Timur.
Hidup berdampingan di antara beraneka ragam suku di Indonesia dapat ditemukan di Kota Balikpapan.

Sumber :


Tidak ada komentar: